
Panti Asuhan Nurur Rizki berdiri tahun 2018—berawal dari niat tulus Pak Yoga dan Bu Yoga yang pernah merasakan menjadi yatim piatu sejak kecil. Dari luka masa lalu, mereka memilih merawat anak-anak lain yang juga kehilangan orang tua, agar tak merasa sendirian seperti mereka dulu.

Hari ini, panti kecil ini menjadi rumah bagi 75 anak yatim piatu dan dhuafa. Sebagian besar datang dari latar belakang yang menyayat hati.
Salah satunya Wina (16 tahun) dan adiknya Sandi (13 tahun). Mereka berasal dari Bandung.
Ibunya meninggal dunia akibat kekerasan . Tak lama kemudian, sang ayah pun meninggal.
Kini, Wina bercita-cita ingin menjadi chef terkenal, sementara Sandi ingin tetap sekolah agar bisa menjaga adiknya kelak.
Ada juga Iki (11 tahun) yang ingin jadi tentara, agar bisa melindungi mereka yang tak berdaya—seperti dirinya dulu.
Tapi impian mereka saat ini terhalang oleh kenyataan:
hanya ada dua kamar kecil untuk belasan anak.
Atapnya bocor, dindingnya lembab, kamar mandinya rusak.
Setiap bulan, panti harus memenuhi kebutuhan makan, biaya sekolah, dan kontrakan sebesar Rp10 juta

Jumlah pengurus pun sangat terbatas. Dari 7 orang, hanya 2 yang setiap hari standby di panti.
Dengan segala keterbatasan, mereka tetap bertahan. Tapi Pak Yoga dan Bu Yoga punya harapan:
bisa punya tempat sendiri. Rumah yang layak untuk anak-anak ini bertumbuh, belajar, dan kembali bermimpi.
💚 Hari ini, kita bisa bantu mewujudkan harapan itu.
Dengan berdonasi, kamu ikut menjaga masa depan anak-anak yang pernah kehilangan segalanya.
Mari bantu Panti Asuhan Nurur Rizki.
Agar anak-anak ini tak hanya punya tempat tinggal, tapi juga punya harapan untuk masa depan.
🙏 Sedekahmu hari ini, bisa jadi bekal besar bagi puluhan anak yatim yang ingin bangkit dan bermimpi.
![]()
Belum ada Fundraiser