ImageHilmi dan Kaki Palsu yang Menjadi Satu-Satunya Car...
Image

Hilmi dan Kaki Palsu yang Menjadi Satu-Satunya Cara Ia Mencari Uang

Rp 0 terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donasi 3 bulan, 25 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Di usia 11 tahun, Hilmi sudah menjalani hari yang jauh berbeda dari anak-anak seusianya. Sepulang sekolah, ia tidak langsung pulang untuk bermain atau beristirahat, tapi bersiap kembali turun ke jalan bersama adiknya untuk berjualan wajit. Dari satu kilo wajit yang dijual seharga Rp2.000, ia hanya mendapatkan keuntungan sekitar Rp6.000 angka kecil yang jadi penopang hidup sehari-hari.

Wajit yang ia jual bukan hasil produksinya sendiri. Hilmi mengambilnya dari bandar di kampung sebelah, lalu menjajakannya berkeliling hingga sore hari. Di rumah, ibunya bekerja sebagai buruh pembungkus wajit dengan upah Rp4.000 per tampir dan hanya mampu menyelesaikan sekitar tiga tampir per hari. Sementara ayahnya sudah lama pergi merantau tanpa kabar hingga sekarang. Dalam kondisi itu, Hilmi dan ibunya menjadi tumpuan terakhir keluarga.

Namun beban Hilmi tidak berhenti di situ. Ia mengalami kondisi kaki kanan yang tidak tumbuh sempurna serta jari tangan kanan yang tidak normal sejak lahir. Kaki palsu yang ia miliki saat ini sudah tidak lagi pas, bahkan sering melukai jika digunakan terlalu lama. Meski begitu, ia tetap memaksakan diri untuk berjalan, karena berhenti bukan pilihan ketika adiknya tidak sekolah dan kebutuhan rumah tidak menunggu.

Di sela-sela jualan, Hilmi juga harus menghadapi hal yang tidak seharusnya dialami anak seusianya, dirundung oleh teman sebaya. Namun semua itu tetap ia tahan, karena setiap langkah yang ia ambil hari itu bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk adiknya yang masih bergantung padanya.

Di tengah kondisi yang semakin berat, Hilmi menyimpan harapan sederhana: bisa memiliki kaki palsu yang layak agar tidak lagi kesakitan saat berjalan, bisa kembali fokus sekolah tanpa harus khawatir soal biaya, dan suatu hari memiliki modal usaha agar ibunya tidak lagi bekerja terlalu berat.

Baca selengkapnya ▾

  • May, 6 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close