Di usia 70 tahun, Abah Toto masih harus keliling jualan layangan demi bisa bertahan hidup...
Bukannya menikmati masa tua dengan tenang di rumah, setiap hari Abah Toto masih harus jalan dari Cimahi sampai Bandung buat menjajakan layangan yang beliau buat sendiri.
Harganya cuma Rp3.000 per layangan. Tapi dari uang segitu, Abah harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mengumpulkan uang untuk bayar kontrakan supaya tetap punya tempat tinggal.
Saking terbatasnya, Abah sering harus menahan lapar seharian. Di kontrakan kecilnya, beliau cuma bisa makan singkong rebus atau mie instan sekadar buat mengganjal perut.
Belum lagi kondisi kakinya yang sering sakit karena asam urat, sementara setiap hari harus berjalan jauh untuk berjualan. Baru-baru ini, Abah juga tertipu oleh seseorang yang pura-pura ingin memborong layangannya hingga mengalami kerugian sekitar Rp70–100 ribu
Abah Toto sebenarnya nggak banyak minta. Beliau cuma ingin bisa bayar kontrakan, membeli obat untuk kakinya, dan punya makanan yang lebih bergizi.
Yuk, kita bantu Abah Toto supaya masa tuanya nggak harus dihabiskan dengan menahan lapar dan berjalan jauh demi mencari nafkah.
Sedikit rezeki dari kita mungkin terlihat sederhana, tapi bagi Abah, bantuan itu bisa sangat berarti.

![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik