

Di usia 74 tahun, Abah Uhin masih harus berjalan menyusuri jalanan demi mencari nafkah.
Setiap hari, sejak pukul 07.00 pagi hingga 16.00 sore, Abah membawa gerobak sol sepatunya berkeliling dari Gegerkalong, KPAD, hingga Sarijadi. Selama kurang lebih 30 tahun, pekerjaan inilah yang Abah jalani untuk bertahan hidup.

Jarak yang ditempuh bukan sedikit. Abah bisa berjalan hingga 8–10 kilometer dalam sehari untuk menawarkan jasa sol sepatu kepada orang-orang yang ditemuinya.
Namun, tidak setiap hari ada yang menggunakan jasanya.
Penghasilan Abah tidak menentu. Ada hari ketika beberapa orang datang memperbaiki sepatu, tetapi ada juga hari ketika Abah harus pulang dengan tangan hampa.
Abah tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana bersama dua orang temannya. Sementara itu, istri dan tiga anaknya masih tinggal di kampung.

Di tengah perjuangannya mencari nafkah, Abah juga pernah mengalami kejadian yang membuat hidupnya semakin berat. Uang sebesar Rp1 juta yang sudah dikumpulkannya untuk bekal pulang ke keluarganya di kampung pernah dibawa kabur oleh orang yang menipunya.
Gerobak yang menjadi tempat Abah mencari nafkah pun pernah berantakan setelah ditabrak lari oleh sebuah motor.
Meski begitu, Abah tetap kembali berjalan.
Bukan karena pekerjaannya mudah, tetapi karena Abah tidak punya banyak pilihan. Ia terus menawarkan jasa sol agar bisa membeli beras, memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan membayar utang yang tersisa dari modal usahanya.
Abah sebenarnya punya harapan sederhana.
Jika suatu hari ada rezeki lebih, Abah ingin memiliki modal untuk beternak kambing. Dengan begitu, ia tidak perlu lagi berjalan jauh setiap hari di jalanan untuk mencari pelanggan.

Di usia yang seharusnya sudah lebih banyak beristirahat, Abah masih terus melangkahkan kaki.
Setiap kilometer yang ia tempuh adalah perjuangan untuk membawa pulang rezeki bagi keluarganya.
Bantu Abah memenuhi kebutuhan sehari-hari, melunasi beban utangnya, dan memiliki modal agar kelak Abah bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus terus berjalan jauh di usia senjanya.
Jangan biarkan langkah tua Abah harus terus menempuh jalan panjang seorang diri.
![]()
Belum ada Fundraiser