
Selama lebih dari 30 tahun, Tajug An-Nasar di Kp. Bonjot, Kelurahan Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, menjadi tempat warga beribadah dan berkumpul.
Tajug ini berdiri sejak tahun 1990-an dari hasil swadaya masyarakat. Ukurannya memang kecil, hanya sekitar 3 × 4 meter, tetapi hingga hari ini masih aktif digunakan untuk shalat, pengajian anak-anak, pengajian ibu-ibu, hingga tarawih.
Sayangnya, selama kurang lebih 30 tahun, Tajug An-Nasar belum pernah direnovasi.
Kini kondisi bangunannya semakin rusak. Lantai kayu sudah keropos, sementara bagian atap dan dinding juga mengalami kerusakan. Kondisinya bahkan sudah membahayakan keselamatan jemaah.


Saat tarawih, pernah ada jemaah yang terjatuh akibat lantai kayu yang sudah keropos dan tidak lagi kuat menahan beban.
Bagi warga sekitar, tajug ini tetap menjadi tempat ibadah yang penting. Sekitar 130 KK masih menggunakannya, sementara masjid jami terdekat berjarak sekitar 1–1,5 kilometer.
Tajug An-Nasar juga belum memiliki MCK dan fasilitas wudhu yang memadai. Al-Qur'an serta perlengkapan shalat pun masih terbatas.
Sebagian besar warga sekitar bekerja sebagai buruh tani dan pekerja kasar dengan penghasilan terbatas. Kondisi ini membuat mereka kesulitan mengumpulkan biaya untuk melakukan renovasi secara swadaya.
Tajug ini masih dipakai setiap hari, meski lantainya sudah tak lagi aman. Jangan biarkan warga terus mempertaruhkan keselamatan saat beribadah. Mari bantu renovasi Tajug An-Nasar sekarang.

![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik