
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda sejumlah wilayah Indonesia, terutama Kalimantan dan Sumatera. Api yang terus membakar hutan tak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan warga dan kehidupan satwa liar yang kehilangan habitatnya.

Foto: bbc.com
Menurut data BNPB per 12 Oktober 2026, terdapat 639,23 hektare lahan yang masih dalam penanganan akibat kebakaran. Enam provinsi menjadi prioritas penanganan, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau. Salah satu wilayah terdampak berada di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
Ribuan Keluarga Terancam, Anak-anak Jadi Kelompok Rentan
Di tengah kepulan asap, warga harus menghadapi risiko gangguan pernapasan yang mengancam kesehatan mereka. Data Kementerian Kesehatan hingga 13 Oktober 2026 mencatat 283.270 kasus gangguan pernapasan di enam provinsi terdampak karhutla. Sebanyak 48% di antaranya dialami anak-anak di bawah usia 5 tahun. Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 113.336 kasus pada 9 September 2026.
Satwa Liar Kehilangan Rumah dan Sumber Makanan

Foto: antara.com
Dampak karhutla juga dirasakan satwa liar yang bergantung pada hutan untuk bertahan hidup. Lebih dari 270 satwa liar, termasuk 46 orangutan, telah direlokasi dan mendapat penanganan. Kerusakan habitat membuat satwa kehilangan sumber makanan, bahkan memaksa orangutan keluar dari hutan menuju perkebunan dan permukiman manusia.
Kabut Asap Meluas hingga Malaysia dan Singapura
Memasuki pertengahan Oktober 2026, kebakaran masih berlangsung dan kualitas udara di sejumlah wilayah memburuk. Indeks pencemaran udara di Kalimantan Tengah sempat melampaui 1.200, jauh di atas ambang berbahaya. Kabut asap bahkan menyelimuti sebagian wilayah Malaysia dan Singapura, hingga sejumlah sekolah di beberapa negara bagian Malaysia terpaksa ditutup.
Di tengah kondisi ini, warga membutuhkan perlindungan dari paparan asap. Bantuan yang saat ini dibutuhkan meliputi:
Karhutla bukan hanya meninggalkan hutan yang hangus, tetapi juga mengancam kesehatan warga dan kelangsungan hidup satwa liar.
Yuk, bantu ringankan beban saudara kita yang terdampak dengan memberikan bantuan terbaik kita

![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik