
Di pelosok Desa Situwangi, Kabupaten Bandung Barat, ratusan warga masih hidup dengan keterbatasan akses air bersih. Saat musim kemarau tiba, sumur galian warga mengering dan tak lagi bisa digunakan. Satu-satunya harapan adalah sumber mata air di area persawahan yang berjarak sekitar 400 meter dari permukiman.

Mata air ini telah digunakan secara turun-temurun sejak puluhan tahun lalu berdasarkan kesaksian warga setempat. Namun hingga hari ini, air masih ditampung secara seadanya dan dialirkan tanpa sistem yang layak. Penampungan air menyatu dengan MCK berukuran sekitar 2x3 meter, digunakan bersama untuk mandi, mencuci, berwudhu, hingga mengambil air untuk dibawa pulang ke rumah sebagai kebutuhan minum dan memasak.


Kondisi ini membuat air sering kali keruh, berbau, dan bercampur aktivitas MCK. Bahkan di luar musim kemarau, warga hanya mengandalkan sumur galian dangkal dengan kualitas air yang tidak layak konsumsi. Keterbatasan akses air bersih ini berdampak langsung pada kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan ibadah warga.

Sumber air tersebut dimanfaatkan oleh dua RW dengan sekitar 600 kepala keluarga. Setiap hari, ratusan keluarga harus berbagi air dalam kondisi yang jauh dari layak.

Melalui Program Air Bersih melalui Pipanisasi, kami berupaya menyalurkan air dari sumber mata air menuju titik-titik pemanfaatan warga secara lebih aman, higienis, dan terpisah dari area MCK. Pipanisasi diharapkan menjadi solusi yang lebih layak dan berkelanjutan bagi kebutuhan air bersih warga.
Mari ambil bagian dalam menghadirkan akses air bersih bagi warga pelosok.
Setiap sedekah yang dititipkan menjadi aliran kebaikan yang terus mengalir sebagai amal jariyah.
![]()
Belum ada Fundraiser