ImageSelamatkan 124 Yatim & Dhuafa dari Kehilangan Ruma...
Image

Selamatkan 124 Yatim & Dhuafa dari Kehilangan Rumah

Rp 4.280.332 terkumpul dari Rp 100.000.000
66 Donasi sudah berakhir

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Ya Allah, masa rumah panti ini harus dijual? Terus anak-anak mau tidur di mana?


Kabar buruk menyelimuti Panti Asuhan Prima Bakti Rumah yang selama ini menjadi surga bagi 124 anak yatim, piatu, dan dhuafa, kini berada di ujung tanduk.

Panti ini sedang dalam kondisi DARURAT. Pihak pengurus sudah kehabisan daya. Biaya operasional panti menembus angka Rp 45 juta setiap bulannya, di mana Rp 30 juta adalah beban cicilan rumah yang harus dibayar agar tidak disita.



Segala cara sudah dilakukan. Pengurus panti bahkan rela menjual motor dan rumah pribadi mereka demi menambal biaya. Namun, lubang kebutuhan terlalu besar. Jika cicilan tak terbayar, rumah ini terancam dijual, dan ratusan anak yatim binaan terancam kehilangan tempat bernaung.




Kondisi keseharian mereka pun sebenarnya jauh dari kata mewah. Di dalam rumah yang terancam sengketa itu, anak-anak harus tidur berdesak-desakan karena hanya tersedia dua kamar tidur yang sempit untuk menampung belasan anak yang menetap. Saat hujan turun, atap kamar seringkali bocor, memaksa mereka terjaga di tengah malam.



Namun hebatnya, di tengah keterbatasan fasilitas dan lauk pauk yang sederhanaseringkali hanya telur mereka tetap tersenyum bahagia dan tidak pernah mengeluh. Bagi mereka, panti ini bukan sekadar bangunan, melainkan benteng terakhir perlindungan mereka dari kerasnya kehidupan jalanan.



Namun, air mata rasanya tak bisa ditahan saat mendengar cerita salah satu anak bernama Sri. Kisah hidupnya begitu menyayat hati karena Sri pernah merasakan pahitnya penolakan berulang kali. Dulunya Sri sempat merasa bahagia karena ada keluarga yang mengadopsinya, namun kebahagiaan itu hanya sementara karena ia akhirnya dikembalikan lagi ke panti.

Mendengar Sri bercerita dengan polos tentang bagaimana ia diserahkan kembali, membuat siapa pun yang mendengarnya merasa tertampar. Bagi Sri, panti ini adalah satu-satunya keluarga yang mau menerimanya dengan tangan terbuka setelah ia dikecewakan oleh harapan semu

Bayangkan ketakutan Sri saat ini. Ia sudah pernah kehilangan orang tua kandung, pernah dkembalikan oleh orang tua angkat, dan kini ia terancam kehilangan rumah panti tempat ia berlindung.

Para Penderma, Jangan Biarkan Mereka Kehilangan Rumah untuk Kedua Kalinya

Anak-anak ini masih bisa tersenyum bahagia meski hanya makan dengan lauk telur. Mereka tak banyak menuntut. Harapan mereka cuma satu: Punya tempat tinggal yang aman.

Baca selengkapnya ▾

  • December, 4 2025

    Campaign is published

Anhari Fiftyanto3 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 500.395
Sukoco3 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.384
Diyah CN3 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 250.150
Lukman Hakim3 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.191
Hamba Allah3 bulan yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.203

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik (16)

Lukman Hakim3 bulan yang lalu
Diberikan kemudahan dan kesehatan untuk semua nya
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba Allah3 bulan yang lalu
Semoga sedekah subuh ini membuka dan melapangkan pintu rezeki kami dan membawa keberkahan bahi kita semua
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
TM3 bulan yang lalu
Saling menolong dengan sesama tdk akan mengurangi berkat dari TUHAN, amin🙏
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba Allah3 bulan yang lalu
semoga berkah untuk semuanya.... aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
abdullah5 bulan yang lalu
barakallahu fiikum
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close