
Pa Ahmad, seorang pria yang tak mengenal kata menyerah meski hidup memberikan tantangan berat. Setiap hari, ia berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan cara yang mungkin tak banyak orang bisa bayangkan. Berjualan sambil merangkak dan menyeret kakinya adalah pilihan terakhir yang ia miliki. Bagi Pa Ahmad, ini bukan sekadar cara bertahan hidup, melainkan cara untuk memberikan yang terbaik bagi anak dan istri tercinta.
Selain berjualan, Pa Ahmad juga bekerja sebagai tukang servis. Namun, penghasilannya dari jasa servis sangat terbatas—hanya sekitar 15 ribu per hari, dan itu pun tidak setiap hari ada pelanggan yang datang. Meski begitu, Pa Ahmad tidak pernah mengeluh. Baginya, yang terpenting adalah anak dan istrinya bisa makan setiap hari, dan itu sudah cukup untuk membuatnya merasa bersyukur.
Disyukuri aja, yang penting anak dan istri saya bisa makan, ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Harapan Pa Ahmad sederhana. Ia ingin bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan lebih baik dan memiliki alat servis yang layak, agar bisa menambah penghasilan keluarga dan memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang ia cintai.
Mari bersama-sama mendukung Pa Ahmad dan banyak orang seperti dia yang berjuang untuk keluarga mereka. Dengan sedikit bantuan dan dukungan, kita bisa memberikan mereka kesempatan untuk memperbaiki hidup, agar mereka bisa terus memberikan yang terbaik bagi orang yang mereka cintai.
Donasi darimu nantinya tidak hanya disalurkan untuk Pak Ahmad. Penderma akan menyalurkan bantuan ke penerima manfaat lainnya dengan kebutuhan serupa.
Pemilihan penyaluran bantuan akan ditentukan berdasarkan urgensi penerima manfaat, kecukupan dana, dan kesesuaian program dengan bantuan yang akan disalurkan.
![]()
Belum ada Fundraiser