ImageTak Pernah Menyerah, Mak Hartati Rawat Samsi Penya...
Image

Tak Pernah Menyerah, Mak Hartati Rawat Samsi Penyandang Celebral Palsy

Rp 0 terkumpul dari Rp 30.000.000
0 Donasi 30 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Setiap pagi, suara mesin jahit kembali terdengar dari sudut rumah kontrakan sederhana. Bagi sebagian orang, itu hanyalah bunyi mesin yang bekerja. Namun bagi Mak Hartati, setiap tusukan jarum adalah harapan agar putranya bisa terus berobat dan memiliki kesempatan hidup yang lebih baik.

Mak Hartati harus menjalani semuanya seorang diri sejak sang suami meninggal dunia. Kini, ia menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga sekaligus sosok yang setia merawat Samsi, putranya yang berusia sembilan tahun dan hidup dengan cerebral palsy sejak masih berusia satu bulan. Kondisi tersebut membuat Samsi membutuhkan perhatian dan perawatan setiap hari.

Meski bekerja sebagai penjahit, penghasilan Mak Hartati jauh dari kata cukup. Upah yang ia terima sering kali bahkan tidak mencapai satu juta rupiah dalam sebulan. Namun tak ada pilihan lain. Ia terus bekerja semampunya, karena kebutuhan keluarga dan biaya pengobatan Samsi tak pernah berhenti menunggu.

Bahkan, demi memberikan kesempatan terbaik bagi anaknya, Mak Hartati rela menjual rumah yang menjadi satu-satunya tempat mereka berteduh. Keputusan itu bukanlah hal yang mudah. Namun baginya, kehilangan rumah masih terasa lebih ringan dibanding kehilangan harapan agar Samsi bisa terus menjalani pengobatan.

Perjuangan itu belum selesai. Selain harus memikirkan biaya terapi dan kebutuhan Samsi, Mak Hartati juga berusaha memenuhi kebutuhan hidup serta membiayai sekolah kedua anaknya yang lain. Di tengah penghasilan yang terbatas, ia terus berjuang agar tidak ada satu pun anaknya yang kehilangan kesempatan untuk meraih masa depan.

Di rumah, Samsi juga memiliki seorang kakak yang tak pernah lelah menemani dan merawatnya. Dengan penuh kasih sayang, sang kakak ikut membantu menjaga Samsi setiap hari. Kehadiran keluarga menjadi kekuatan yang membuat mereka terus bertahan di tengah berbagai keterbatasan.

Di balik senyumnya, Mak Hartati menyimpan kekhawatiran tentang biaya pengobatan Samsi, kebutuhan sehari-hari, hingga masa depan anak-anaknya. Namun sebagai seorang ibu, ia memilih untuk tetap berdiri, tetap bekerja, dan tetap berharap, meski beban yang dipikul terasa begitu berat.

Hari ini, Mak Hartati tidak mengharapkan kemewahan. Ia hanya ingin Samsi mendapatkan kesempatan untuk terus menjalani pengobatan dan tumbuh dengan lebih baik.

Dukungan dari kalian dapat menjadi harapan baru bagi keluarga kecil ini. Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi kekuatan bagi Mak Hartati untuk terus berjuang mendampingi Samsi.

 
 

Baca selengkapnya ▾

  • August, 4 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close