
Tidak banyak anak berusia 7 tahun yang harus memikirkan bagaimana keluarganya bisa makan hari ini. Namun itulah kenyataan yang dijalani M. Rapael setiap hari. Saat teman-teman seusianya pulang sekolah untuk bermain dan beristirahat, Rapael justru harus berkeliling menjajakan jajanan demi mendapatkan sedikit uang untuk keluarganya.

Empat tahun lalu, ayah Rapael meninggal dunia. Sejak saat itu kehidupannya berubah drastis. Ibunya memilih pergi dan menikah lagi, meninggalkan Rapael tanpa perhatian maupun nafkah. Kini ia tinggal bersama Nenek Entat yang telah berusia 60 tahun dan seorang paman yang menderita lumpuh total, tidak dapat berbicara, serta hanya bisa terbaring di tempat tidur. Di tengah segala keterbatasan itu, Rapael menjadi satu-satunya harapan bagi keluarganya untuk bertahan hidup.
Setelah pulang sekolah, Rapael langsung berjualan jajanan di sekitar kampung. Dari usaha kecilnya itu, ia hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp5.000/hari. Uang tersebut tentu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membeli beras, ataupun memenuhi kebutuhan kesehatan pamannya yang sakit. Kondisi rumah yang mereka tempati pun sangat memprihatinkan. Atap rumah banyak yang bocor dan berlubang, membuat mereka harus bertahan ketika hujan turun.

Cobaan keluarga ini semakin berat karena Nenek Entat masih memiliki utang berjuta-juta kepada bank, yang berasal dari modal usaha di masa lalu. Kini tagihan demi tagihan terus datang, sementara penghasilan keluarga nyaris tidak ada. Bayangkan, seorang anak kecil yang seharusnya memikirkan pelajaran sekolah, justru harus tumbuh di tengah tekanan ekonomi dan kekhawatiran kehilangan tempat berteduh.
Meski hidupnya penuh keterbatasan, harapan Rapael sangatlah sederhana. Ia tidak meminta mainan mahal atau hadiah mewah. Ia hanya ingin keluarganya bisa makan dengan layak, utang neneknya dapat terlunasi, pamannya bisa mendapatkan pengobatan, dan dirinya memiliki perlengkapan sekolah yang memadai, bahkan hanya untuk membeli sepasang kaos kaki baru.

Hari ini, kita bisa menjadi alasan hadirnya senyum di wajah Rapael. Bantuan yang kita berikan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga mereka, meringankan beban utang yang terus menghantui, memperbaiki rumah yang rusak, serta memberikan kesempatan bagi Rapael untuk tetap bersekolah dan merasakan masa kecil yang semestinya. Mari bersama-sama ringankan beban yang terlalu berat untuk dipikul oleh pundak kecil seorang anak berusia 7 tahun.

![]()
Belum ada Fundraiser