

Di pelosok Jawa Barat, ratusan warga terpaksa beribadah di bawah ancaman bangunan yang bisa roboh kapan saja. Masjid Al Mukmin (Garut) dan Masjid Al Falah (Bandung Barat) adalah dua potret pilu rumah ibadah yang kini berada di ambang batas keselamatan.
Bagi 600 jiwa pengguna Masjid Al Falah, sholat berjamaah adalah ujian nyali. Bangunan yang hanya terbuat dari anyaman rotan ini memiliki pondasi yang sangat lemah. Saat angin kencang menerjang, seluruh bangunan masjid bergoyang.
Kondisi serupa terjadi di Masjid Al Mukmin. Berdiri sejak tahun 1960-an, masjid ini menjadi satu-satunya tumpuan bagi 80 keluarga. Jika bangunan tua ini runtuh, warga harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer hanya untuk menemukan tempat sujud lainnya.
Saat hujan turun, ibadah menjadi tidak tenang. Atap yang berlubang membuat air masuk tanpa penghalang, membasahi sajadah lusuh dan Al-Qur'an yang mulai koyak. Warga, yang mayoritas adalah buruh serabutan dan petani, hanya bisa menatap nanar tanpa mampu membiayai renovasi besar.
Meski kondisi bangunan mencekam, masjid ini tetap penuh oleh anak-anak yang belajar mengaji dan warga yang tetap teguh berjamaah. Mereka hanya punya semangat gotong royong, namun itu tidak cukup untuk membeli semen dan batu bata.
Jangan biarkan saudara kita beribadah dalam was-was. Masjid-masjid ini bukan sekadar bangunan, melainkan jantung peradaban mereka. Dukungan Anda adalah harapan bagi mereka untuk memiliki masjid yang kokoh, sajadah yang kering, dan tempat mengaji yang aman bagi generasi mendatang.
Setiap bantuan yang Anda titipkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir setiap kali doa dipanjatkan di dalamnya.

![]()
Belum ada Fundraiser