
Bayangkan kamu bangun pagi dengan perut keroncongan. Tapi, yang tersedia di meja hanya sepotong roti kecil—itu pun harus dibagi dengan seluruh anggota keluarga. Tidak ada sarapan. Tidak ada makan siang. Nanti malam pun belum tentu ada makanan.
Itulah kenyataan pahit yang harus ditelan jutaan saudara kita di Gaza setiap harinya.
Bukan karena tak ada makanan di dunia, tapi karena jalur masuknya diblokir. Sementara waktu terus berjalan, perut anak-anak di sana terus kosong menahan perih.
Data resmi PBB, UNICEF, dan WFP (Juni 2026) menunjukkan kenyataan yang menyayat hati. Di Gaza utara, warga harus bertahan hidup rata-rata dengan 245 kalori per hari.
Angka itu tidak salah tulis. Dua ratus empat puluh lima kalori itu kurang dari 12% dari kebutuhan minimum manusia untuk sekadar bertahan hidup. Nilai gizinya bahkan kurang dari satu kaleng kacang kecil.
Lebih dari 1 dari 5 keluarga cuma bisa makan satu kali dalam 24 jam. Bukan karena mereka tak mau makan, tapi karena memang tidak ada yang bisa dimakan.
43.400 bukanlah sekadar angka statistik. Ini adalah 43.400 anak dengan nama, dengan ibu yang terus memeluknya erat. Saat ini, mereka berstatus malnutrisi akut parah. Tubuh kecil mereka terpaksa memakan cadangan ototnya sendiri hanya agar jantung tetap berdetak.
Di antara mereka, ada bayi-bayi yang lahir dari 55.500 ibu hamil dan menyusui yang tak terpenuhi gizinya. Tanpa intervensi segera, bayi-bayi ini terancam mengalami kerusakan otak permanen yang tak bisa dipulihkan, atau bahkan kehilangan nyawa.
Dan yang lebih menakutkan: 132.000 anak di bawah 5 tahun diprediksi akan jatuh ke kondisi malnutrisi akut sebelum akhir Juni ini. Angkanya naik dua kali lipat dengan sangat cepat!

Ini bukan lagi tentang perang, ini tentang anak-anak yang kelaparan. Dan kelaparan bisa dihentikan dengan makanan.
Saat ini, jalur penyaluran bantuan makanan masih terbuka, tapi kita tak pernah tahu sampai kapan akses ini akan bertahan. Sembilan upaya pengiriman bantuan sempat ditolak di awal Mei. Kondisi berubah setiap minggu.
Selagi pintu kebaikan ini terbuka—kita harus memaksimalkannya!
Tim kami sudah berada di lapangan. Paket makanan sudah disiapkan. Jaringan distribusi kami aktif menjangkau wilayah yang masih bisa diakses. Setiap rupiah dari donasimu akan langsung dikonversi menjadi paket makanan nyata, bukan berputar di birokrasi.
#OrangBaik, mari wujudkan bantuanmu melalui paket-paket ini:
🍲 Rp 50.000 — 1 paket makanan pokok untuk 1 orang (untuk beberapa hari)
📦 Rp 150.000 — Paket makanan untuk 1 keluarga kecil
🥛 Rp 500.000 — Paket lengkap + biskuit energi tinggi untuk anak kondisi krisis gizi
🍳 Rp 1.000.000 — Dukungan operasional dapur komunal yang melayani puluhan keluarga/hari
Dunia mungkin terasa terlalu besar untuk diubah oleh satu orang. Tapi satu paket makanan darimu adalah harapan hidup bagi mereka. Di Gaza, ada keluarga yang hari ini tak tahu harus makan apa. Kamu bisa menjadi jawabannya.
Mari kirimkan bantuan daruratmu sekarang, sebelum besok terlambat untuk mereka yang tak bisa menunggu!
Cara Berdonasi:
Klik tombol "DONASI SEKARANG"
Masukkan nominal donasi
Pilih metode pembayaran (GO-PAY/ShopeePay/Mandiri/BCA/BRI/BNI/Kartu Kredit)
Segera transfer sesuai nominal jika menggunakan Transfer Bank & Virtual Account
Tidak hanya berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak anak dan keluarga di Gaza yang terselamatkan.

![]()
Belum ada Fundraiser