ImageLovely 10 Tahun, Harus Berjuang Sendiri Demi Sang ...
Image

Lovely 10 Tahun, Harus Berjuang Sendiri Demi Sang Nenek

Rp 26.690.067 terkumpul dari Rp 70.000.000
586 Donasi 27 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Lovely Ayasya Prinsinsa, 10 tahun, sekilas terlihat seperti anak-anak lain seusianya. Ia bersekolah, tersenyum, dan menyapa orang dengan sopan. Namun di balik senyum kecil itu, Lovely menjalani hidup yang jauh dari kata ringan—bahkan untuk orang dewasa sekalipun.

Setiap hari sepulang sekolah, Lovely menyiapkan gorengan sederhana. Menjelang sore, ia berjalan dari kampung ke kampung, menawarkan dagangannya hingga malam tiba. Saat anak-anak lain belajar atau bermain bersama keluarga, Lovely memilih bertahan di jalan, demi satu tujuan: membantu memenuhi kebutuhan rumah dan membeli obat untuk neneknya.

Lovely hanya tinggal bersama sang nenek. Ayahnya telah meninggal dunia, sementara ibunya pergi bekerja dan tak pernah kembali. Bagi Lovely, nenek bukan sekadar keluarga—ia adalah satu-satunya tempat pulang, satu-satunya alasan ia terus berjuang.

Namun kondisi nenek semakin menurun. Tekanan darah tinggi sering membuatnya pusing dan terjatuh, penyakit lambung kerap kambuh, dan rematik membatasi geraknya. Di tengah kondisi itu, Lovely mencoba tegar. Pernah suatu malam, ia menggenggam tangan neneknya dan berkata lirih,
“Cepat sembuh ya, Mbah… aku nggak punya siapa-siapa lagi kalau Mbah nggak ada.”

Kalimat sederhana dari anak berusia 10 tahun. Tapi maknanya terlalu berat untuk diabaikan.

Lovely bukan anak yang banyak mengeluh. Ia terbiasa menahan lelah dan takut sendirian. Ketika matanya sembab, ia hanya tersenyum kecil dan berkata,
“Aku kuat kok… yang penting Mbah sembuh.”

Seorang anak yang justru menenangkan orang dewasa, sambil memikul beban hidup yang seharusnya belum ia tanggung.

Meski hidupnya keras, Lovely tetap punya mimpi. Mimpi yang wajar bagi anak seusianya. Ia ingin punya sepeda agar tak harus berjalan jauh saat berjualan. Ia ingin seragam, sepatu, dan tas sekolah yang layak. Dan jika memungkinkan, ia berharap ada sedikit modal agar bisa berjualan dari rumah supaya ia tetap bisa membantu nenek tanpa harus mengorbankan sekolahnya.

Selama empat tahun, Lovely menjalani semua ini sendiri. Empat tahun di usia yang seharusnya dipenuhi tawa dan rasa aman. Namun ia tetap bertahan, tetap melangkah, dan tetap berharap.

Hari ini, kita punya kesempatan untuk meringankan langkahnya.
Bukan sekadar membantu secara materi, tapi memberi Lovely ruang untuk kembali menjadi anak-anak. Membantu pengobatan neneknya. Menjaga pendidikannya. Dan memberi harapan bahwa ia tidak sendirian menghadapi hidup.

Lovely bukan sekadar anak penjual gorengan.
Ia adalah gambaran tentang keteguhan, cinta, dan tanggung jawab yang lahir terlalu dini.

Mari temani langkahnya.
Karena perjuangan anak sekuat Lovely seharusnya tidak dijalani sendirian.

Baca selengkapnya ▾

  • November, 26 2025

    Campaign is published

Hamba Allah5 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 30.124
Xxx5 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.216
Nonviani Mawardi6 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 250.307
Hamba Allah8 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.025
Hamba Allah10 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 10.204

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik (111)

Nonviani Mawardi6 hari yang lalu
Semoga nenek Lovely sgr sembuh aamiin YRS
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba Allah10 hari yang lalu
Bismillah semoga bisa membantu adek sekolah ya
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba Allah13 hari yang lalu
Sing salamat dunia akhirat.. Aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba Allah14 hari yang lalu
ya Allah jagalah adik ini dan neneknya , berkahkan hidupnya , luaskan rezeki nya Amin y Allah
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba Allah16 hari yang lalu
Keselamatan saya, istri saya saeah rafika dan anak saya vezara emily
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close