
Di usia yang telah mencapai 103 tahun, Abah Idik masih harus berjalan menyusuri jalanan Kota Bandung untuk mencari nafkah. Setiap hari ia membawa tisu dagangannya dan berjualan di Jalan Martanegara, dekat Sesko TNI, dengan harapan ada orang yang membeli.

Tisu yang Abah jual hanya seharga Rp5.000 hingga Rp10.000. Dari setiap bungkus yang terjual, Abah hanya mendapat keuntungan sekitar Rp2.000. Dalam sehari, Abah biasanya mampu menjual sekitar 15 hingga 20 bungkus tisu, dengan penghasilan sekitar Rp100.000 sampai Rp200.000 jika dagangan sedang laku.
Namun jika dagangan sedang sepi, penghasilan Abah jauh lebih sedikit. Bahkan terkadang ia harus menahan lapar dan hanya minum air putih sambil menunggu ada orang yang membeli atau memberi makanan.

Tubuh Abah kini sudah sangat lemah. Tangannya sering gemetar, dan langkahnya sempoyongan saat berjalan. Suatu waktu Abah pernah tersungkur di jalan saat berjualan karena sudah tidak kuat berjalan, hingga tangan kirinya mengalami cedera dan menjadi lebih lemah dari sebelumnya.
Selain kondisi fisik yang menurun karena usia, Abah juga mengidap penyakit saraf trigeminal neuralgia yang sering menimbulkan rasa nyeri hebat. Dulu Abah sempat menjalani pengobatan dan kontrol rutin di rumah sakit, namun sekarang ia tidak dapat melanjutkannya karena BPJS miliknya sudah tidak aktif.

Abah tinggal sendirian di sebuah kontrakan sederhana di Jalan Binong Jati dengan biaya sekitar Rp400.000 per bulan, yang untuk bulan ini pun belum terbayar. Istrinya telah meninggal puluhan tahun yang lalu, sementara anak-anaknya sudah berkeluarga dan tinggal berjauhan.
Di usia senjanya, harapan Abah sebenarnya sangat sederhana. Ia hanya ingin bisa melanjutkan pengobatan, memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, dan menjalani masa tuanya dengan lebih tenang tanpa harus terus berjuang sendirian di jalanan. Hari ini kita bisa menjadi bagian dari harapan itu.
Bantuan kecil dari kita dapat membantu Abah mendapatkan pengobatan dan kehidupan yang lebih layak di masa tuanya. Mari bantu Abah Idik. 🤍


![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik