

Abah takut ngerepotin anak. Biar Abah jualan aja, walau kadang di jalan dada rasanya sesak banget dan mau jatuh...
Di usia 75 tahun, Abah Anang seharusnya sudah beristirahat dengan tenang di masa tuanya. Namun, kenyataan berkata lain. Setiap hari, ia harus menyusuri jalanan kawasan Gerlong, Bandung, memikul beban dagangan kue cubit dari pagi hingga sore hari.
Sejak istrinya meninggal dunia lima tahun lalu, Abah hidup sendirian. Meski memiliki lima orang anak, harga diri dan kasih sayang seorang ayah membuatnya memilih berjuang sendiri. Ia tak ingin menjadi beban bagi anak-anaknya yang juga sedang berj

Perjuangan Abah bukan tanpa risiko. Abah memiliki riwayat sesak napas parah yang kerap kambuh saat berjualan.
Pernah suatu hari, napasnya tersengal hebat hingga ia nyaris pingsan di tengah jalan.
Tanpa obat-obatan rutin dan biaya kontrol ke dokter, Abah hanya bisa pasrah saat rasa sakit itu menyerang.
Baginya, istirahat adalah kemewahan yang tak sanggup ia beli. Kalau Abah istirahat, nanti kontrakan bayar pakai apa? lirihnya.

Pendapatan kotor Abah hanya berkisar Rp50.000 hingga Rp100.000 per hari. Dari uang yang tak seberapa itu, Abah harus:
Memutar modal untuk jualan esok hari.
Membatasi biaya makan maksimal Rp20.000 sehari.
Menabung untuk biaya kontrakan sebesar Rp500.000 per bulan.
Memori Kelam yang Menghantui: Abah pernah jatuh sakit hingga tak bisa berjualan. Akibatnya, ia menunggak kontrakan selama 3 bulan dan seluruh barang-barangnya dikeluarkan paksa ke jalanan. Kini, ketakutan akan kehilangan tempat berteduh kembali membayangi setiap langkahnya yang kian rapuh.
#OrangBaik, jangan biarkan Abah berjuang sendirian melawan sesak napas di jalanan. Sedekah darimu akan sangat berarti untuk:
Jaminan Tempat Tinggal: Melunasi tunggakan dan membiayai sewa kontrakan agar Abah tak lagi takut diusir.
Kesehatan & Medis: Membeli obat-obatan rutin dan biaya kontrol dokter untuk menangani sesak napasnya.
Kebutuhan Pokok & Modal: Memenuhi kebutuhan pangan bergizi dan modal usaha agar Abah bisa berjualan dengan lebih ringan.
Satu bantuan darimu adalah napas baru bagi senyum Abah Anang.

![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik