ImageSedekah Quran Braille untuk Tunanetra Dhuafa...
Image

Sedekah Quran Braille untuk Tunanetra Dhuafa

Rp 0 terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donasi 2 bulan, 5 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Bagi kita yang dikaruniai penglihatan sempurna, membaca Al-Quran mungkin semudah membuka lembaran kertas di rumah atau melihat layar ponsel. Namun, pernahkah kita membayangkan bagaimana perjuangan saudara-saudara kita yang tunanetra? Untuk melantunkan firman Allah, mereka harus meraba dalam gelap. Mengeja huruf demi huruf hijaiyah hanya dengan mengandalkan kepekaan ujung jari mereka.

Faktanya, semangat mereka yang menyala untuk mengaji seringkali terbentur oleh realita yang pahit. Tidak seperti Al-Quran cetak biasa yang harganya terjangkau, satu set Al-Quran Braille 30 Juz ukurannya sangat besar dan harganya bisa mencapai jutaan rupiah! Mahalnya harga ini membuat Al-Quran Braille sangat langka dan tak terjangkau, terutama bagi tunanetra dari kalangan dhuafa.

Kenyataan memilukan inilah yang setiap hari dihadapi oleh adik-adik dan saudara kita di Panti Titian Bangsa (Majelis Taklim Netra Nurul Ihsan) di Cimahi.

Di panti ini, terdapat 14 penghuni tunanetra yang menetap. Banyak dari mereka yang sudah tidak memiliki keluarga atau dukungan finansial dari siapa pun. Panti inilah satu-satunya rumah, tempat bernaung, sekaligus sekolah agama bagi mereka. Selain 14 penghuni tetap, ada sekitar 200 jamaah tunanetra dhuafa dari berbagai daerah yang rutin datang ke sini dengan meraba-raba jalanan demi bisa belajar agama bersama.

Namun, ujian mereka saat ini sangatlah berat. Panti yang berdiri sejak 2019 ini tidak memiliki donatur tetap, sehingga nasib anak-anak tunanetra di dalamnya sedang terancam.

Pengurus harus memutar otak setiap hari karena untuk biaya makan 14 penghuni saja membutuhkan Rp 500.000/hari. Belum lagi untuk air bersih, listrik, dan subsidi transportasi agar jamaah tunanetra dari luar kota tetap bisa datang mengaji. Seringkali kas panti benar-benar kosong, membuat ancaman kelaparan membayangi mereka. Bagaimana mereka bisa fokus menghafal dan meraba ayat-ayat Allah jika perut mereka keroncongan?

Ditambah lagi, ketersediaan Al-Quran Braille di panti ini masih sangat terbatas. Anak-anak dan jamaah terpaksa harus antre dan bergantian menggunakan Al-Quran Braille yang titik-titik timbulnya sudah mulai rata dan usang. Padahal, untuk patungan membeli yang baru sangatlah mustahil bagi mereka yang sehari-hari saja kesulitan mencari makan.

Sahabat, mayoritas dari mereka adalah dhuafa. Jika panti ini sampai berhenti beroperasi karena kehabisan biaya, kemana lagi 14 anak tunanetra ini harus pulang? Kemana 200 jamaah ini harus mencari ilmu?

Mereka tak butuh cahaya lampu untuk membaca firman-Nya, tapi mereka butuh uluran tangan kita. Jangan biarkan semangat ngaji 14 anak tunanetra dan ratusan jamaah dhuafa ini padam.

Yuk, salurkan sedekah dan wakaf terbaikmu yang akan dialokasikan untuk:

  1. Penyediaan Al-Quran Braille: Menghadirkan set Al-Quran Braille baru untuk anak-anak panti dan jamaah tunanetra agar mereka bisa mengaji mandiri tanpa harus bergantian menggunakan Quran yang titiknya sudah usang.
  2. Penyambung Hidup Panti: Memenuhi kebutuhan makan harian bergizi, air bersih, dan biaya operasional agar 14 anak tunanetra ini terbebas dari ancaman kelaparan.
  3. Subsidi Transportasi: Membantu ongkos transportasi jamaah tunanetra dhuafa dari luar kota agar langkah mereka menuntut ilmu agama di majelis taklim tidak terhenti karena ketiadaan biaya.

Satu titik huruf hijaiyah Braille yang mereka raba dari sedekah Anda, insya Allah akan mengalirkan pahala jariyah yang tak pernah terputus.

Baca selengkapnya ▾

  • Februari, 24 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close